•  
  • Pondok Pesantren Al-Hakam
Minggu, 20 Februari 2011 - 18:32:32 WIB
Bisakah Para Arwah di Alam Kubur Saling Berkunjung?
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Religi - Dibaca: 12816 kali

Bisakah Para Arwah di Alam Kubur Saling Berkunjung?

Menjawab pertanyaan di atas untuk kita yang belum pernah wafat, tentu saja sangat kebingungan. Tapi walau begitu , pertanyaan itu harus kita jawab dengan melihat ayat ataupun sabda Rasulullah Saw. Tulisan ini sekedar mencantumkan dan membentangkan kepada para pembaca hadits-hadits yang terkait dengan pertanyaan nyeleneh di atas.

Rasulullah Saw bersabda : “ Jika salah seorang dari kalian menangani saudaranya yang meninggal dunia, maka kafanilah dia dengan kafan yang bagus, sesungguhnya para penghuni kubur itu saling menziarahi di dalam kubur mereka” (H.R. Attirmidzi-100, Annasai , Juz IV, 33, Ibnu Majah 1474, hadits ini berasal dari Abu Qotadah).

Imam Ibnu Jauzi dalam kitab Maudu’at III halaman 557-558 meriwayatkan hadits Rasulullah Saw, bahwa Beliau bersabda : “Jika salah seorang dari kalian mengurusi kematian saudaranya, maka kafanilah dia dengan kafan yang bagus, sesungguhnya mereka akan dibangkitkan atau akan saling menziarahi dengan mengenakan kafannya”.

Tatkala basyar bin Al-Barra bin ma’rur meninggal dunia, ibunya merasa sangat rindu kepadanya, maka dia bertanya kepada Rasulullah Saw  “ Wahai Rasulullah kematian terus menjemput  anak-anak salmah, apakah orang yang meninggal dapat saling bertemu? Lalu Rasulullah Saw mengirimkan salam buat basyar, kemudian beliau berkata : “Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggamannya , wahai ummu basyar, mereka saling bertemu seperti saling bertemunya burung-burung yang berada di pucuk pepohonan”. (Hadits dari Yahya bin Abi Abdirrahman dari Kakeknya).

Dari hadits-hadits  di atas kesimpulannya  sangat jelas bahwa ahli kubur itu saling bertemu dan saling mengunjungi bagaikan burung yang kita lihat di atas pucuk pepohonan kemudian berdatanganlah burung-burung yang lain untuk bergabung dan atau kunjung mengunjungi.



554 Komentar :

Diens
21 Februari 2011 - 09:20:44 WIB

Pa Ustaz, Apakah mereka saling mengenal satu sama lain ?....seumpama anak dan ibunya,...isteri dan suaminya,...atau para kerabatnya?..tanks..
bow
22 Februari 2011 - 17:05:20 WIB

pa ust.jika anak berziarah ke makam orang tua,apakah arwah org tua juga menyaksikan/mengetahui?.....
Ahmad Faiz Al-Hakam
22 Februari 2011 - 18:48:36 WIB

Tentu saja orang itu mengetahui, karena tidak mungkin kita mengucakan salam kepada mereka dengan Assalamualaikum kalau memang dia engga menyaksikan, di samping itu pendapat saya ini di dukung dengan sebuah hadits Rasul riwayat Ibnu Abbas.
putri chandra wulan
05 Maret 2011 - 19:52:51 WIB

pa ,apa kalo orang yang udah meninggal masih bisa ngeliat orang2 /kluarga "nya setiap hari ???????/
Basuki
18 Mei 2011 - 13:24:29 WIB

Lalu yang dimaksud menunggu "Hari Dibangkitkan" menjadi seperti apa?
Imam
21 November 2011 - 12:51:12 WIB

Assalamualaikum Pak Ustaz, bagai mana hal nya bila kita berminpi ketemu dengan saudara kita yg sdh meninggal..? Terima kasih
Ahmad Faiz Al-Hakam
29 Maret 2012 - 19:57:46 WIB

pa Imam apabila bermimpi ketemua dengan saudara yang sudah meninggal bisa dua kemungkinan, bisa memang kembang mimpi saja, atau bisa juga memang kita diketemukan oleh Allah Swt. karena memang orang yang mati dan yang hidup di saat dia tidur posisinya sama dalam genggaman Allah Swt.
Ahmad Faiz Al-Hakam
29 Maret 2012 - 20:04:45 WIB

pa basuki yang terhormat, menunggu hari kebangkitan, itu konotasinya bisa sebelum sangkakala di ditiupkan, bisa setelah sangkakala pertama ditiupkan. ketika sebelum sangkakala itu menunggunya istirahat atau bersenang-senang dengan nikmat kubur, jika memang orang itu beriman dan disiksa jika bermasalah atau kafir, akan tetapi ketika sangkakala pertama ditiupkan tentu saja semua tertidur, tapi bedana di saat sangkakala kedua ditiupkan orang beriman akan bersenang-senang sedangkan orang kafir akan kecewa dan mereka mengatakan "siapa yang membangkitkan tidurku" boleh di baca surat yasin ayat-ayatnya banyak.
Asjar
24 Juli 2012 - 13:36:19 WIB

Pak Ustad Masih bisakh kita meminta minta maaf kepada orang yang sdh meninggal bgmn caranya? kemudian apakah mereka yang sdh dialam kubur masih bisa saling maaf memaafkan??
laras pratiwi
07 September 2012 - 17:17:34 WIB

aslm,
pak apakah ruh orang meninggal bisa masuk ke orang yang masih hidup, dengan alasan menyampaikan amanat kepada anaknya?? mohon penjelasannya.
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | ... | 56 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)